Startup Paling Bernilai Di Indonesia

00-

Geliat perusahaan rintisan atau startup di Indonesia semakin menjanjikan, banyak investor asing yang tidak sungkan untuk menggelontorkan dana ratusan juta bahkan puluhan miliyar rupiah untuk menjangkau pasar Asia khususnya Indonesia. Nilai valuasi dari beberapa startup Indonesia tidak tanggung-tanggung ada yang sampai lebih dari US$1 miliar, dengan nilai valuasi tersebut sebuah startup sudah mendapat julukan sebagai “UNICORN”. Apa yang dimaksud dengan gelar “UNICORN” yang digadang-gadang oleh beberapa perusahaan
startup?. Unicorn adalah sebuah gelar yang diberikan kepada perusahaan startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$1 miliar.

Bagaimana cara menghitung valuasi dari sebuah perusahaan hingga mendapatkan gelar Unicorn ini?. Valuasi dapat dihitung dari beberapa aspek, dan memiliki pendekatan yang berbeda-beda. Salah satu perhitungannya melalui nilai yang ditentukan oleh pasar (biasanya diwakilkan oleh investor), jadi investor menaksir nilai valuasi untuk sebuah startup maka nilai tersebut yang berlaku di pasaran. Penentuan kisaran nilai valuasi oleh investor biasanya didasari oleh perbandingan antara kapabilitas dan laju perkembangan startup saingan. Hal lain yang menjadi pertimbangan penentuan kisaran valuasi oleh investor adalah jangkauan produk, transaksi pengguna hingga varian produk yang ada di perusahaan tersebut.

Unicorn Indonesia
Gelar Unicorn memberikan sebuah kebanggan tersendiri bagi perusahaan startup, hal ini membuktikan bahwa startup tersebut diakui dan memiliki nilai yang berharga bukan hanya bagi konsumen tetapi bagi para investor sebagai pemberi dana. Berikut daftar startup yang menjadi Unicorn Indonesia.

1. Go-Jek

00-02

Sebagai startup penyedia layanan transportasi pertama, gojek berhasil menggebrak industri startup digital di Indonesia. Dianggap memiliki masa depan yang cerah oleh para investor, gojek berhasil menerima suntikan dana yang sangat besar dari beberapa perusahaan teknologi raksasa di Indonesia bahkan di dunia seperti Tencen Holding, JD.com, Google, Temasek Holding, Sequoia dan seakan tak mau kalah perusahaan raksasa seperti PT Astra Internasional dan Djarum Group turut mengucurkan dana karena terpikat oleh pangsa pasar Go-Jek di Indonesia. Sampai tahun 2018 Go-jek memiliki nilai valuasi sebesar US$4 miliar atau setara Rp 53,3 triliun dan menjadi Unicorn pertama di Indonesia setelah kurang lebih 6 tahun berdiri.
Hal yang menarik dari startup ini, CEO dari Go-Jek sendiri Nadiem Makarim masuk ke dalam jajaran pengusaha terkaya di Indonesia pada posisi ke 150.

2. Tokopedia

00-03

Tokopedia menjadi salah satu pelopor marketplace di Indonesia, berbagai keperluan disediakan oleh aplikasi ini mulai dari pembelian barang sandang pangan dan papan hingga pembayaran berbagai tagihan. Kesuksesan perusahaan startup ini memikat hati gurita bisnis asal Tiongkok yaitu Grup Alibaba untuk menggelontorkan dananya pada tahun 2017. Menyadari sifat konsumtifnya masyarakat Indonesia, beberapa perusahaan dunia lain juga turut menjadi investor bagi Tokopedia seperti Softbank, CyberAgent Ventures dan East Ventures. Banyaknya investor yang turut menanamkan dana di Tokopedia membuat nilai valuasi e-commerce ini makin tinggi sekitar US$1,35 miliar. Perusahaan yang dirintis oleh Wiliam Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison ini mendapatkam gelar Unicorn Indonesia pasca 8 tahun dirintis di Indonesia.

3. Traveloka

00-04

Perusahaan penyedia layanan pariwisata Traveloka menjadi unicorn di Indonesia dengan valuasi lebih dari US$2 miliar. Pendanaan yang di berikan oleh perusahaan travel asal Amerika Serikat yaitu Expedia pada tahun 2017 lalu senilai US$ 320 juta. Layanan yang diberikan oleh aplikasi ini yaitu booking hotel, transportasi, entertainment dan berbagai layanan untuk mendukung aktivitas traveling di enam negara Asia Tenggara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Filipina.
Selain Expedia, beberapa perusahaan dunia lain ikut menggelontorkan dananya pada Traveloka seperti East Ventures, Hilhouse Capital Group, JD.com dan Sequoia. Traveloka membutuhkan kurang lebih 5 tahun untuk mencapai gelar Unicorn di Indonesia.

4. Bukalapak

00-05

Bukalapak menjadi salah satu perusahaan marketplace lain asli Indonesia yang menambah deretan startup dengan gealar Unicorn di Indonesia, hal tersebut dilontarkan oleh CEO Bukalapak Achmad Zaky pada perayaan ulang tahun Bukalapak ke 8. Melalui pernyataan ini Bukalapak sudah membuktikan nilai valuasi yang mereka miliki sudah mencapai US$ 1 miliar.
Diketahui beberapa perusahaan asing yang membantu Bukalapak mencapai gelar unicorn Indonesia yaitu Gree Venture dari Jepang, 500 startup dan QueensBridge dari Amerika dan berapa investor lain yang belum diungkapkan lebih jauh lagi oleh Achmad Zaky.

Jika dilihat dari keempat unicorn Indonesia ini merupakan perusahaan aplikasi digital yang tidak membutuhkan fasilitas dan atau menghasilkan produk fisik seperti perusahaan manufaktur lain, tetapi nilai valuasi yang mereka miliki sudah mulai bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain yang bergerak di bisnis yang berbeda.
Di tahun 2020 kelak Indonesia ditargetkan memiliki sedikitnya lima Unicorn dan harapan tersebut memiliki peluang yang besar mengingat kemampuan startup Indonesia mampu bersaing dengan pasar yang baik di Indonesia.

Sumber:
https://dailysocial.id/post/mengenal-valuasi-startup-dan-istilah-unicorn